Faktor majapahit menjadi kerajaan besar agraris dan perdagangan adalah

Kunci Jawaban terverifikasi ahli tentang pertanyaan Faktor majapahit menjadi kerajaan besar agraris dan perdagangan adalah, berikut pembahasannya.


Pertanyaan

Faktor majapahit menjadi kerajaan besar agraris dan perdagangan adalah


Jawaban

Tanahnya yang subur dan letak cakupan wilayahnya yang banyak berdekatan dengan wilayah perairan.


Pembahasan

Kerajaan agraris – Lahan pada kerajaan Majapahit memiliki tanah yang subur akibat banyaknya gunung berapi seperti Gunung Semeru, Kadiri, Lwa dan Gunung Wilis. Selain itu banyak pula area dataran tinggi sehingga udara cenderung dingin dan sangat subur ditanami sayur-sayuran, buah, dan palawija. Namun Majapahit juga memiliki daerah yang bercuaca panas, hingga sangat subur ditanami padi.

Kerajaan perdagangan – Oleh karena cakupan wilayah kerajaan Majapahit cukup luas yang hampir menvakup seluruh wilayah Indonesia ini tentunya juga merupakan kerjaan kepulauan, yang mana transportasi laut merupakan suatu andalan pada masa itu untuk tumbuh menjadi kerajaan maritim. Khususnya wilayah yang berada di sekitar pantai Utara Jawa, seperti Gresik, Tuban, Surabaya, dan Canggu yang mana masyarakatnya telah banyak bekerja sebagai pedagang. Dengan dukungan lalu lintas antar pulau yang lancar, kegiatan perdagangan menjadi sangat maju. Bahkan banyak pedagang dari negara lain seperti Arab, India, dan Cina banyak berkunjung dan berdagang di area tersebut.

Ada beberapa faktor yang memungkinkan Majapahit menjadi kerajaan besar agraris dan perdagangan, di antaranya:

Sistem pemerintahan yang terorganisir: Majapahit memiliki sistem pemerintahan yang terorganisir dengan baik, yang memungkinkan pemerintah untuk mengontrol dan mengelola sumber daya yang tersedia secara efektif. Pemerintah Majapahit juga memiliki kemampuan untuk mengatur perdagangan dengan negara-negara lain, sehingga meningkatkan kemakmuran kerajaan.

Kekayaan sumber daya alam: Majapahit memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar, terutama di sektor pertanian. Daerah tersebut memiliki iklim yang subur dan tanah yang subur, sehingga dapat menghasilkan berbagai jenis pertanian, seperti padi, rempah-rempah, dan karet.

Kemajuan teknologi: Majapahit juga memiliki kemajuan teknologi yang memungkinkan produksi pertanian dan perdagangan yang lebih efisien. Contohnya, ada kemajuan dalam teknologi irigasi yang memungkinkan pertanian di daerah kering, serta kemajuan dalam teknologi transportasi yang memungkinkan produk-produk dapat dikirim ke daerah-daerah lain dengan lebih cepat.

Hubungan dagang dengan negara-negara lain: Majapahit juga memiliki hubungan dagang yang luas dengan negara-negara lain, terutama dengan wilayah-wilayah di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Hal ini membantu meningkatkan kemakmuran kerajaan dengan meningkatkan volume perdagangan.

Adanya tatanan sosial yang terorganisir: Majapahit juga memiliki tatanan sosial yang terorganisir, yang memungkinkan kerajaan untuk mengelola sumber daya dengan lebih efektif. Tatanan sosial tersebut terdiri dari sistem kekerabatan yang kuat dan struktur kelas sosial yang jelas, yang membantu dalam pengelolaan sumber daya dan produksi.

Faktor-faktor tersebut membantu Majapahit menjadi kerajaan besar agraris dan perdagangan yang kuat dan makmur pada masanya.


Penutup

Dengan demikian, kita dapat menyimpulkan bahwa isi artikel merupakan hal yang sangat penting untuk dipelajari. Kita harus untuk memperhatikan lebih lanjut tentang topik tersebut agar kita bisa mengetahui artinya. Harapannya, artikel ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca. Terima kasih.

Pertanyaan Terkait :